Cerpen. semoga sukses
“Diri
Sendiri” JJ.
“26April2014, 21:16 WITA “sambil ku
menatap jam dinding’’
“Di malam ini, “bulan diselimuti kabut” , dan” bintang yang menari”
memancarkan cahaya menuju ke dasar hatiku yang paling dalam. Malam ini aku,
memulai untuk mengungkapkan semua perasaan ini. Sebenarnya aku tak ingin
menulis seperti ini, tapi apa boleh buat tak ada tempat untuk menyurahkan rasa
hati ini. Ke dua kakakku tak lagi dirumah, masing-masing mempunyai kewajiban
masing-masing untuk masa yang akan datang nanti. Ayah yang sudah tiada dan ibu
yang dikatakan masih muda untuk ditinggalkan. Dan Aku seorang gadis kecil yang
belum tau, yang belum sempat membahagiakan Ayah. Hmm itulah sampai sekarang yang
aku lamunkan.
“Mama, Mama, Mama’’
“Ayah”
Dan ke dua Kakakku. Aku sangat
menyayangi mereka.
“Hmm,, terutama dengan Kakak pertamaku “Sultan” yang akrab dipanggil
Cakke dialah satu-satunya tulang punggung keluarga kami. Dia sangat penyayang,
dan dia selalu bertekad untuk mewujudakan semua cita-cita Ayahanda kami yang belum
bisa terwujud sampai ia meninggalkan keluarganya. kemudian kakak keduaku “wiwi”
ia sangat penyayang, ia sangat sayang dengan keluarganya, mempunyai seorang
anak yang manis, cantik, imut, hmmm dialah sumber kegembiraan keluarga kami
“Adelia”.
“Usianya sudah menginjak 3tahun, jika di bayangkan sungguh makin rindu
dengannya. Dan kemudian Ibu yang begitu penyayang, tegar, sesungguhnya kami
sangat menyayanginya. Keluarga ini telah menjadi ganjil semenjak tanpamu ayah
tapi kami berusaha untuk menyempurnakannnya. Dengan kehadiranmu daalam hati
kami dan selalu menjadi isi dalam do’a-do’a kami.
‘Memulai dari Ayah yang tak mungkin dapat
ku temui lagi didunia nyata ini. Kamis, 28oktober2013, 21:45 WITA , silang ia telah
pergi meninggal seorang putra,dan 2orang putri yang belum tau apa-apa, yang belum
bisa membahagiakannya.
“Mama yang tiap harinya senyum demi
anak-anaknya, tapi terkadang ia memilih untuk sendiri dan melamun sendiri
diteras rumah, Mungkinkah Pasti ia memikirkanmu ayah ??? :) :| ayahh kami sangat rindu denganmu,
Seseungguhnya hati ini belum mengikhlaskanmu untuk pergi, belum bisa menerima
kenyataaan bahwa engkau sungguh memang telah tiada di dunia ini, sulit Ya
Allah, Sulit.”
“ Mungkin kesabaran yang engkau beri
tak cukup untuk kami Ya Allah. Kami butuh kesabaran lagi. Semakin ku ingat Ayah
semakin ku tambah menangis dalam kesepian. Semakin itu pula aku membayangkan
ayah, membayangkan senyum ayah, membayangkan nasehat ayah, membayangkan canda
ayah, membayangkan ayah makan, membayangkan ayah tidur, semuanya masih
tersimpan Indah dalam memori otakku ini Ayah. Engkau Sungguh Ayah Yang kuat,
tegar, dan penyayang. “
Hmm sungguh beruntung orang yang masih
punya Ayah !!! “kataku dalam hati”
“Ayah tapi mengapa disaat engkau sudah
tiada, perhatian ibu pun, sudah mulai berkurang terhadapku, Sebenarnya sihh
rencana menaikkan berat badan udah mulai jalan, tapi kayaknya down lagi kalau begini,
tadi siang nafsu makanku lahap banget, tapi sekarang udah ga ada, jadi malas
makan gara-gara tadi abis dimarahin “nyesek”.
“Kakak Aku rindu, terutamanya kamu Cek
:'( :( rindu juga sama kamu Adede, rindu banget. :). Kini hanya do'a ku yang
bisa menyertai kakak kakakku sayang,
“Barusan kali emosiku tak bisa tertahan
“kataku”, aku membalas kata-kata mama dengan kemarahan, Astagfirullah maaf
mahh,, Aku sayang denganmu. Tapi sekarang aku sadar lagi kok.
“Disini, tepatnya letak kasur dekat
pintu dapur dalam, aku terbaring meneteskan ratusan tetesan air mata, mengalir begitu saja. Tak
ada yang menahannya. Aku sengaja bersembunyi, tak ingin memperlihatkan air mata
ini pada mu Mah, aku takut jka kamu melihatku dalam keadaan mengis kamu nanti
juga akan ikut menangis. Menangis karena sebenarnya mengingat dirimu Ayah :'(
sungguh diriku sangat merindukanmu”.
“Hmm,, Ditambah lagi kamu "MODUS"
do'a untukmu slalu ada ,, semoga kamu selalu menyebut namaku dalam do'a mu juga.
Tapi apakah mungkin kamu merasakan Rasa ini juga ? Haahaha Imposible ???
Hmm,, kita bertemu lagi dengan
kata-kata ini. Everytime, namamu selalu
ada, selalu hadir dalam hatiku, ntah obat apa yang harus menghilngkan dirimu
dalam Hatiku yng paling dalam. Cinta ini sudah menjadi akar yang menjulur
sampai kedasar tanah yang paling dalam sehingga susah untuk mencabutnya. Jika
pun sudah dicabut sulit untuk membasmi akar-akar dalam tanah yang sudah terlalu
amat dalam.”
“Why ??? :'( why ??? Aku bertanya-tanya dalam hati kenapa kamu selalu
saja menghantui pikiranku, pergilah jauh , jangan ingatkan aku lagi dengan
dirimu, aku sudah terlalu lelah degan ini, aku lelah tapi aku masih ingin setia
denganmu. ntah mengapa dari lubuk hati ini yang paling dalam , hati ini masih
menunggumu !! Ntah sampai kapan I can forget u. and delete all about you in my
life.. Tapi jika kamu melihat dengan kekayaan aku menyerah, karena aku sadar
aku tak punya kekayaan yang bisa dibanggakan. Aku hanya punya hati yang sabar,
dan hati yang lumayan baik, tetapi mempunyai kesetian yang luar biasa.
“I wish I could forget u , but I don't
know I should. Where I started ?? Dibenakkku hanya ada nama mu namamu dan
namamu. Wajahmu yang selalu terbayang bagai lukisan pasir yang apabila dihapus
oleh air disitu pula aku mulai sadar dan membayangkan kamu lagi, dan di hapus
lagi oleh ombak pada pantai itu. Hmm sungguhh sulitkan ??”
“But I realize if you wan't to me. Yeyh
I'm realize but I think more, !!! Why you just give me a reason ??? Then, go without
you greating anyone. Hmmm.
“Bangun, shalat, makan, belajar, tidur,
dengar musik, duduk, apapun yg kulakukan pasti mengingatmu selalu, takkah kau
meraskan itu ??? Aku mendo'akan mu didalam diamku, aku meminta kepada Allah
agar kamu termasuk orang yang akan mengisi hidup ini, I really Hope.
“Where u self in yesterday ?? Sms mu
mna ?? Chat mu mana ?? Mention mu mana ?? Ga ada smpai sekrng. Hati iniii
sungguh sangat terluka tanpamu. Sesungguhnya aku sudah lelah untuk semua ini ,
tapi ini yang membuatku pusing dan bingung kenapa hati ini sudah sering
disakiti denganmu,kenapa aku ga bisa berhenti untuk mencintaimu ?? Hati ini
masih milikmu. Yeayh still u having. :)
. Terkadang orang yang menyakiti kita lebih sering dan sangat-sangat
menyakitkan Itulah Cinta sejati yang sebenarnya" tapi aku percya itu, semoga
saja itu bener. Kalau masalah percintaan seperti ini katanya orang mungkin ini
ciri-ciri orang setia “sambil tertawa. do'a dalam diamku ini selalu
menyertaimu.
“Malam minggu :), Sabtu, 26april2014 WITA I’m listening to
Music, refhreshing otak untuk menghilangkan sdikit beban pikiran. Memikirkan
dan memimpikan hal yang “imposible”ternyata juga sangat membingungkan. Bermimpi
untuk bertemu dengan ayah di dunia nyata sangat tidak mungkin, tapi bermimpi
dalam tidur bertemu dalam ayah sungguh sangat Indah dan sedikit menghilangkan
rasa rinduku dengannya.
“ Menurutkuku “memimpikan sebuah Impian
dan mewujudkannnya” adalah tindakan yang sangat bagus. Memiliki motivasi untuk
terus bermimpi, karena sesungguhnya mimpi adalah tujuan hidup yang sebenarnya.
Aduh kebnayakan ceramah deh aku “yah begi aku yang sebenarnya sok tegar”.
“Media Music” Klik => Afgan : Jodoh
pasti bertemu. Mendengar sebuah lagu ini, kembali hati ini untuk berfikir.
Pacaran hanaya sekedar pacaran, hidup dan masa depan kita masih terlalu jauh
untuk kita yang duduk dibangku SMA “sekolah Menengah Pertama” cukup dengan
focus apa yang ada di depan yaitu dengan apa pelajaran yang mesti kita pelajari
untuk masa depan yang cerah. Yah “kembali mengingatkan dengan lirik “jika aku
bukan jalanmu, kuberhenti mengharapkanmu, jika aku, memang, tercipta untukku,
kukan memilikimu, “jodoh pasti bertemu”.
“Sekarang memulai untuk bersungguh-sungguh
untuk belajar. Tapi, disini mulai terhambat lagi, masalah dan tantangan makin
menghadang. Tiba-tiba seakan-akan langsung ada sebuah malaikat yang muncul yang
dikirim oleh yang maha kuasa untuk menguji ke sungguhanku dalam belajar, tapi
kucoba untuk menghadangnya, aku berusaha untuk belajar, belajar, dan terus
belajar demi kesuksesanku.”
“ Sebuah uji coba yang seakan ingin
membuatku untuk terseret jauh namun ku coba untuk terus berlari untuk berusaha
untuk mendekat. Semakain ku merasa jauh semakin ku merasa semangat. Sempat di
benakku terlintas sebuah perasaan ‘iri” tapi dengan sebuah judul novel yang
kubaca yang berjudul “THE ROAD TO ALLAH” aku menjadi bangun, dan berusaha untuk
mengilangkan rasa iri ini. Didalam buku itu sebuah kalimat yang mengandung arti
luarbiasa.
“bahwa “jika anda ingin menjauhkan rasa iri/dengki oleh seseorang anda
harus berusaha membuatnya lebih baik dari dirimu” hmmmm,, itulah yang sekarang
aku lakukan untuk menghindari sikap telalu keirianku ini. Dan itu berhasil.
“hari-hari kujalani semua dengan senyum
bersama dengan mereka, teman-temanku.
Hatiku terasa damai, terasa ramai jika berada dalam lingkungan sekolah. Tapi
jika kumulai tak bersama temanku lagi, rasa sepi ini mulai hadir lagi. Aku
biasanya hanya bisa menghibur diri dengan cara membaca novel/komik, BBman,
online, game atau nonton. Berada dirumah hanya berdua dengan mama, tak ada
teman, kadang kami berdua menangis bersama, tertawa bersama. “sambil ku membayangkan
ada ayah disini”
“ saat membuka mata, waktu yang berbicara,
kesedihan yang membingungkan, dan air mata yang menjadi saksi yang harus
menerima kenyataan. Pagi meneteskan embun yang menjadi makna hangatnya dunia.
Matahari yang bersinar memeluk tubuh yang lemah dan mengikatnya dengan bara api
cinta. Hujan yang turun menyelimuti kulit yang dingin ini, membuat hati dan
jiwa menjadi tenang”
“bulan yang tanpa ujung, membuat kasih
sayang menjadi utuh. Bintang yang kerlap-kerlip membuat hati ingin ikut menari”
sambil ku mengingat Ayah” keluarga yang sempurna kini kehilangan kendali
tanpanya. Namun kami berusaha untuk terus menempuh jalan lurus namun rintangan
dan halangan selalu ada. Jalan itu pun tiap harinya kami lalu dengan rasa
sabar. Bersahabat sejati dengan rindu mungkin itu lebih baik.”
“hari demi hari kata-kata ayah, mama,
kakak selalu kuingat. Aku harus menjadi anak yang baik dan sukses dan dapat
membanggkan keluarga. Hal yang sangat belum biasa harus menjadi bisa dan
mengembangkannya menjadi sangat luar biasa.”
“ketika aku berangkat kesekolah tak
pernah alfa mengingatmu Ayah karena hanya ada mama yang kupeluk dan ku cium
tangannya kemudian berangkat. Di sekolah bnayak teman-teman yang aku rasa banyak
menyayangiku. Guru yang sangat ku cintai dan kusayang, mereka sangat
perhatian,”kataku dalam hati,”dengan wajah yang sedikit terharu”. Ku teteskan
air mata ini sambil mengingat kenangan bersama
mereka guru dan teman-temanku. Terlintas dalam benakku untuk pindah dari
sekolah yang sejuk ini, terkadang ku duduk sendiri dan melamun, air mata yang
turut ikut memanjakan pipi manisku ini. “
“keadaan yang sanagt membingungkan,
apakah nanti harusnya aku pindah ??”
“pertanyaan yang sungguh sulit dalam
diriku ini,, tapi aku memilih untuk tetap disini, tetap tinggal bersama mereka
teman-temanku ini. Aku sudah sangat senang dengan mereka, hati ini seperti
telah bersatu dengan mereka.”
”kembali
dalam sebuah impian yang kumimpikan dan harus kuwujudkan. Menciptakan sebuah
impian dan akan menjadi impian yang sangat besar. Itulah pengharapanku. “plakkk,…’’
plakkk,…”
“nyamuk ini sungguh sangat nakal, padahal udah serius menulis ini semua.
“Kamis, 8Mei2014 07:02 WITA, dua jam
lewat empatpuluh dua menit alibi
kematian beliau akan memasuki minggu ke duapuluhdua beliau tak ada disamping
kami lagi.”
Aku melamun sendiri dirumah, mama yang
sedang keluar arisan membuatku sangat bosan tinggal dirumah, tapi untungnya
kakek datang menemaniku.
“sekarang hanya bisa belajar, tugas
yang semakin banyak berhubung karena semester yang sudah sangat dekat. Belajar
dan belajar dan memperlihatkan kepada Ayah lagi bahwa aku masih bisa
mempertahankannya.
“seragam SMA ini, tak pernah Ayah liat
dengan jelas, bagaimana anakmu ini memakai baju yang cantik ini. Namun, aku
akan memberikan kejutan yang istimewah untuk ayah nanti, tak lagi memakai
seragam SMA tapi Insya Allah akan digantikan dengan memakai toga untuk ayah
sebagai pembuktian bahwa aku “sayang” Ayah.
“rindu..
rindu…rindu..”
Itulah yang mengisi hatiku setiap
detik. Tidak habis pikir bahwa ayah sungguh sudah tak lagi disisi kami.”
“cahaya matahari mulai redup diiringi
oleh hembusan angin, disertai hujan. “adzan magrib pun tiba, air yang menyentuh
tubuhku terasa dingin, bulu kudukku merinding, dan mulai berkonsentrasi untuk
menghadapnya.
“kupasang kain warna putih ini, dan ku
letakkan sajadah didepanku. Gerakan-gerakan yang sangat ku hayati dan sungguh
meneteskan air mata. Dalam sujud ku berdo’a, dalam tangis ini ku menyesal,
belum bisa membuat ayah tersenyum, “didalam hati ku berdo’a”.
“selanjutnya kuambil, dan kubuka
selembar kertas yang sangat berarti, kertas yang sangat penuh makna, dan penuh
petunjuk. Kulantunkan sebuah Ayat-ayat Al-Qur’an untuk Ayah. Hmmmm,, disinilah
hati mulai sedikit terobati oleh rasa rindu”
“air mata kembali hadir ketika ku
berhenti membacanya. Air mata ini terus mengalir membayangkan ayah masih ada
didekatku, “sambil kupandangi kamar ayah”.
“huftt..”
“kuhirup udara segar ini, dan ku
pejamkan mata, do’a yang tersirat semoga tersampaikan kepadanya.
Ckckckckkkckck…”
suara cicak yang membuatku berhenti menangis. Jiahhh *hmmm*
suara cicak yang membuatku berhenti menangis. Jiahhh *hmmm*
Buku-buku untuk jadwal pelajaran besok
kuambil dan kupelajari sampai duajam kemudian.
Ku pandangi jam dinding, …Hoammm…
kumerasa waktu untuk tidur sudah tiba.
Kuberjalan, dan berbaring dekat mama
dan ku peluk dia. Kuberdo’a untuk mereka yang menyayangiku dari kecil. Ku peluk
erat mama, “sambil menangis’.
“mama berkata “cuman tinggal kita berdua nak disini, kedua kakakmu menjalankan kewajiban masing-masing, hanya kamu yang harus kujaga sekarang, doakan ayah mu supaya ia diberikan tempat yang tenag disana. Dan juga yang paling penting do’a kan kakakmu yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga kita.’’
“mama berkata “cuman tinggal kita berdua nak disini, kedua kakakmu menjalankan kewajiban masing-masing, hanya kamu yang harus kujaga sekarang, doakan ayah mu supaya ia diberikan tempat yang tenag disana. Dan juga yang paling penting do’a kan kakakmu yang sekarang menjadi tulang punggung keluarga kita.’’
Sambil ku hembuskan nafas legah, dan
kubalas dengan kata “Iya”, “tetap memeluk mama dan memeluknya semakin erat”. Kubayangkan ayah masih hidup dan aku berdo’a
pada saat itu. Semoga Ayah punya waktu untuk menemani mimpi indahku. Mata ini
pun perlahan-lahan tertutup.
“kring.kring.kring.kringgggggggggg”….
jam alarm menunjukkan 05:15 WITA akupun langsung terbagun kaget dan sangat senang karena apa yang kuinginkan sebelum tidur, semuanya terkabulkan. Aku melihat keramahannya dengan tetangga yang berbincang-bincang penuh dengan canda dan tawa, sambil dia merangkulku dan tersenyum melihatku. Tersenyum melihat Anaknya………….”
jam alarm menunjukkan 05:15 WITA akupun langsung terbagun kaget dan sangat senang karena apa yang kuinginkan sebelum tidur, semuanya terkabulkan. Aku melihat keramahannya dengan tetangga yang berbincang-bincang penuh dengan canda dan tawa, sambil dia merangkulku dan tersenyum melihatku. Tersenyum melihat Anaknya………….”
| @retnomayy |
Komentar
Posting Komentar